Literasi Digital Dan Perempuan

Authors

  • Mira Veranita Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

DOI:

https://doi.org/10.63309/dialektika.v21i2.147

Keywords:

Women; Literacy; Digital

Abstract

Abstract

The empowerment of women, especially in digital literature, has a very important role in the development of the nation's well-being, especially as a dynamizer, a window of information and supporting the family's economic resilience. Women have the same rights as men to develop and adapt to the developments of information technology, thus developing digital literacy insights and developing horizons and insights in building families, providing knowledge and information to families about all kinds of things such as education, health, economics, and economics as well as protecting families from information and negative influences.

Keywords : Women; Literacy; Digital

Abstrak

Pemberdayaan perempuan terutama dalam literasi digital memiliki andil yang cukup penting dalam pembangunan kesejahteraan bangsa, terutama kiprahnya sebagai dinamisator, jendela informasi dan menopang ketahanan ekonomi keluarga. Perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki untuk berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi sehingga berkembang wawasan literasi digital dan  berkembang juga cakrawala dan wawasan dalam membangun keluarga, memberikan pengetahuan dan informasi bagi keluarga mengenai berbagai hal baik itu pendidikan, kesehatan, ekonomi, ekonomi serta  memproteksi keluarga dari informasi dan pengaruh negatif.

Kata Kunci : Perempuan; Literasi; Digital

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, Clara Endah 2013. Technopobia dan Internet Efficacy Scale (Tingkat Keyakinan Diri Terhadap Kemampuan Mengaplikasikan Internet): Studi Blogger Indonesia.Jurnal Perempuan 28. Yayasan Jurnal Perempuan. Jakarta.

Barus, R. K. (2015). Pemberdayaan Perempuan melalui Media Sosial. Simbolika, I no 2(September), 113–123.

Frederick, B. & A. K. M. (2021). Eksistensi Media Sosial Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora, 6(2), 75–83. https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JP2SH/article/view/986

Harahap, M. A., & Adeni, S. (2020). Tren Penggunaan Media Sosial Selama Pandemi Di Indonesia. Jurnal Professional FIS UNIVED, 7(2), 13–23.

Helpiastuti, S. B. (2016). Media Sosial Dan Perempuan (Analisis Wacana terhadap Facebook Sebagai Media Komunikasi Terkini Bagi Perempuan). Prosiding Seminar Nasional Gender Dan Budaya Madura III, 1–11.

Hidayati, N., Pungkasanti, P. T., & Wakhidah, N. (2020). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Digital Marketing Umkm Di Kecamatan Tembalang Semarang. Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 119. https://doi.org/10.33633/ja.v3i3.129

Junawan, H., & Laugu, N. (2020). Eksistensi Media Sosial,Youtube, Instagram dan Whatsapp Ditengah Pandemi Covid-19 Dikalangan Masyarakat Virtual Indonesia. Baitul ’Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 4(1), 41–57. https://doi.org/10.30631/baitululum.v4i1.46

Komariah, N, Prijana, dan Winoto, Y. (2018). Women Empowerment Meeting through Health Information Literature Training among PKK cadres. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Dan Masyarakat, 7(1), 26–31.

Lestari, C. I., & Widarini, D. A. (2019). The Power of Emak-Emak Melawan Hoaks Potensi Perlawanan Hoaks Melalui Pemberdayaan Perempuan. Conference on Communication and New Media Studies, 2018, 141–151.

Lestari, R. B. (2010). Pemberdayaan Wanita Melalui Teknologi Informasi. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2010 (SNATI 2010), 2010(Snati), 75–78.

Nurwahidah, L. S. (2016). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pembelajaran Literasi Berorientasi Keaksaraan Usaha Mandiri Hj. Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia SEMANTIK, 5(1), 55–67.

Ritonga, D. (2021). Kartini Masa Kini; Perempuan Tangguh di Era Digital. Jurnal Studi Gender Dan Anak, 8(01), 33. https://doi.org/10.32678/jsga.v8i01.5854

Siswanta. (2015). Informasi Kesehatan di Media Online. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13, 210–223.

Suarmini, N. W., Zahrok, S., & Yoga Agustin, D. S. (2018). Peluang Dan Tantangan Peran Perempuan Di Era Revolusi Industri 4.0. IPTEK Journal of Proceedings Series, 0(5), 48. https://doi.org/10.12962/j23546026.y2018i5.4420

Triwidisari, A., Nurkhin, A., & Muhsin, M. (2018). The Relationships Between Instagram Social Media Usage, Hedonic Shopping Motives and Financial Literacy on Impulse Buying. Dinamika Pendidikan, 12(2), 170–181. https://doi.org/10.15294/dp.v12i2.13565

Veranita, M., Yusuf, R., Sahidin, Y., Susilowati, R., Fatihah, D. C., & Warsiati, W. (2021). Empowering UMKM Dengan Pemanfaatan Digital Marketing Di Era New Normal (Literasi Media Digital Melalui Webinar). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ, 4(2), 159–168. https://doi.org/10.31599/jabdimas.v4i2.585

Wahyudi, D, & Kurniasih, N. (2021). Narasi Perempuan dan Literasi Digital di Era Revolusi Industri 4.0. SETARA: Jurnal Studi Gender …, 03(1), 1–19.

Wahyudi, Dedi, & Kurniasih, N. (2021). Narasi Perempuan dan Literasi Digital di Era Revolusi Industri 4.0. SETARA: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 3(1), 1. https://doi.org/10.32332/jsga.v3i1.3286

Bawden, D. (2008). Origins and concepts of digital literacy. Digital Literacies: Concepts, Policies and Practices, 30(2008), 17–32.

Belshaw, D. A. J. (2012). What is’ digital literacy’?: a pragmatic investigation. Durham University.

Gibbons, P. (1991). Learning to learn in a second language. Heinemann Portsmouth, NH. Gilster, P. (1997). Digital literacy.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kementerian Pendidikan Dan Budaya.

Kottler, P., & Keller, K. L. (2012). Marketing Management 14- Edition. Prentice-Hall, New Jersey.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.

Sugiyono. 2019. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Downloads

Published

04-08-2023

How to Cite

Mira Veranita. (2023). Literasi Digital Dan Perempuan. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 21(2), 27–33. https://doi.org/10.63309/dialektika.v21i2.147